Gubernur Lantik Flouri Rita Wuisan Sebagai Komisaris Independen Bank NTT, Tekankan Pengamanan Digital & Tata Kelola Sehat.

IMG_20261026_131037_312

KUPANG, klikinfopol.com. – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) resmi melantik Flouri Rita Wuisan sebagai Komisaris Independen Bank NTT untuk masa bakti 2026‑2031. Acara pelantikan digelar di Aula Fernandez Lantai IV Kantor Gubernur NTT, Senin (26‑10‑2026).

Upacara ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo, para bupati dan wali kota se‑NTT, perwakilan Bank Indonesia Wilayah NTT, OJK Kupang, para pemegang saham, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran manajemen Bank NTT. Pengangkatan ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 386/KEP/HK/2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades menyampaikan selamat kepada Flouri Rita Wuisan. Ia berharap kehadiran Komisaris Independen baru ini dapat memperkuat fungsi pengawasan dan melengkapi komposisi Dewan Komisaris guna mendorong peran Bank NTT sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

“Dengan lengkapnya komposisi komisaris ini, kami berharap Bank NTT semakin menjadi instrumen penggerak perekonomian daerah dan pelayanan publik, serta berkontribusi nyata untuk pembangunan di seluruh wilayah NTT,” ujar Gubernur.

Gubernur juga meminta manajemen bank untuk membangun sinergi rutin setiap bulan dengan para kepala kabupaten dan kota, guna memperluas akses pembiayaan UMKM dan penyerapan Kredit Usaha Rakyat secara transparan dan tepat sasaran. Tak kalah penting, tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance harus menjadi prioritas utama.

Pesan tegas disampaikan terkait keamanan sistem digital perbankan. Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber, Gubernur meminta jajaran direksi memperketat pengamanan sistem teknologi informasi guna melindungi dana nasabah dan menjaga kepercayaan masyarakat. “Perkuat dan perketat security sistem untuk urusan digital kita. Jangan sampai ada hal yang merugikan dana masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Komisaris Independen baru Flouri Rita Wuisan menyampaikan komitmen segera menjalankan tugas pengawasan dan memberikan masukan strategis kepada jajaran direksi. Meskipun sisa waktu tahun anggaran 2026 hanya sekitar dua bulan, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal bersama manajemen untuk menyusun rencana kerja dan target yang jelas.

“Kita akan duduk bersama menyusun rencana kerja, lalu menjalin koordinasi erat dengan direksi, pemegang saham termasuk pemerintah provinsi, para bupati‑wali kota, dan pemegang saham syariah,” jelas Rita.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap Bank NTT semakin sehat, tangguh, dan dapat terus berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penulis: Agustin Luju

Foto: Dio Ceunfin

Editor: Hiro Lukas