Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin Tiba di Kupang: Perkuat Sinergi Pertahanan dan Pembangunan Wilayah Perbatasan NTT.

IMG_20261018_174914_494

Kupang, klikinfopol.com. 18 Oktober 2026 – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara El Tari Kupang pada Minggu sore, disambut hangat oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Kedatangan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov NTT, dan jajaran TNI dalam menjaga kedaulatan sekaligus mempercepat pembangunan wilayah.

Kunjungan kerja Menhan ke NTT difokuskan untuk meninjau kesiapan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 929/Meo Matane Mutis yang berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang direncanakan pada Senin, 19 Oktober 2026.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Dankodaeral VII Kupang Laksda TNI Joni Sudianto, serta Danlanud El Tari Marsma TNI Somad.

Gubernur Melkiades Laka Lena menyambut baik kedatangan Menhan RI dan menegaskan bahwa NTT sebagai wilayah perbatasan membutuhkan kehadiran negara yang nyata – bukan hanya dari sisi keamanan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“NTT membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI. Kita ingin pembangunan wilayah berjalan semakin baik, keamanan tetap terjaga, dan kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gubernur Melki.

Pembangunan pertahanan, kata dia, tidak boleh berdiri sendiri, melainkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan ekonomi, dan terbukanya akses pelayanan dasar bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil dan perbatasan.

Kehadiran satuan Yonif TP diharapkan dapat berperan ganda: memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan di desa-desa. Stabilitas keamanan yang terjaga diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investasi, kelancaran konektivitas, dan percepatan pembangunan hingga ke wilayah paling pelosok NTT.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kunjungan ini semakin mempererat koordinasi lintas sektor, sehingga program pembangunan pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan selaras dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat NTT.(*)

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Riky Nengga

Editor: Hiro Lukas