Dr. Jacob M. Ratu Terpilih Sebagai Dekan FKM Undana: Hadirkan “Laboratorium Hidup” di Tengah Masyarakat.
KUPANG, klikinfopol.com. 13 Oktober 2026 – Babak baru kepemimpinan telah dimulai di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana. Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes., resmi terpilih sebagai Dekan FKM Undana periode 2026–2030, mengungguli dua calon lainnya dalam proses pemilihan yang berlangsung Senin (13/10/2026) sore.
Pemilihan berjalan demokratis dan transparan, disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan universitas, para wakil rektor, Dekan periode sebelumnya, serta anggota Senat FKM Undana.
Dalam proses pemungutan suara yang didahului penyampaian visi-misi, Dr. Jacob Ratu (nomor urut dua) berhasil memperoleh kepercayaan terbanyak, mengungguli Dr. Yendris K. Syamruth, S.KM., M.Kes., dan Dr. Marni, S.KM., M.Kes.
Usai dinyatakan terpilih, Dr. Jacob Ratu mengajak seluruh civitas akademika untuk kembali merapatkan barisan:
“Siapa pun yang terpilih, kita harus tetap bersatu untuk membangun fakultas ini ke depan. Kemajuan FKM bukan tanggung jawab satu orang, tapi kerja kita semua,” ujarnya dengan penuh semangat.
Salah satu inovasi unggulan yang ditawarkan kepemimpinan baru adalah pemanfaatan living laboratory atau laboratorium hidup. Alih-alih hanya mengandalkan fasilitas fisik di kampus, FKM akan memaksimalkan peran Puskesmas dan lingkungan masyarakat sebagai ruang praktik, riset, dan pengabdian.
“Kita manfaatkan laboratorium di lapangan – di Puskesmas, di tengah masyarakat. Dengan demikian, ada integrasi nyata antara pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa belajar memecahkan masalah kesehatan langsung di tempat masalah itu ada,” jelasnya.
Pendekatan ini diharapkan melahirkan riset yang relevan dan solutif, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga sigap menyelesaikan masalah gizi, lingkungan, dan penyakit di lapangan.
Dekan FKM periode 2022–2026, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran proses demokrasi fakultas. Beliau berharap capaian yang telah diraih, termasuk status Akreditasi Unggul, terus dijaga dan dikembangkan.
“Setiap masa pasti punya cara. Setiap pemimpin punya gayanya masing-masing. Yang terpenting adalah kearifan dan kebersamaan mencari jalan keluar bagi setiap tantangan,” pesan Prof. Apris.
Kepemimpinan baru FKM Undana kini menatap ke depan dengan komitmen: menjaga keunggulan akademik, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan memastikan ilmu yang dipelajari di kampus benar-benar membawa perubahan nyata bagi derajat kesehatan masyarakat NTT. Dengan semangat bersatu dan inovasi berbasis masyarakat, FKM Undana siap melangkah lebih jauh.(*)
Foto: Jeje Parera
Editor: Hiro Lukas
