Keselamatan ASN NTT di Papua Diperjuangkan – Wagub Johni: “Ini Menyangkut Nyawa Warga Kita, Harus Ditanggapi Serius”

IMG_20261001_061357_598

KUPANG, klikinfopol.com. 30 September 2026 – Pemerintah Provinsi NTT menegaskan perhatian serius dan langkah nyata demi menjamin keselamatan para Aparatur Sipil Negara (ASN) asal NTT yang bertugas di wilayah Papua. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam wawancara eksklusif bersama Kompas TV di Ruang Kerjanya, Rabu (30/9).

Kepedulian ini mengemuka saat Wagub Johni menghadiri pemakaman almarhumah Wili Mbuik, CPNS asal Rote Ndao yang gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan. Di sana, keluarga dan kerabat menyampaikan kekhawatiran mendalam: ancaman dan teror terus diterima melalui ponsel almarhum yang diambil pihak bersenjata – ditujukan kepada puluhan ASN lain asal Rote Ndao yang masih bertugas di sana.

“Saat hadir menguatkan keluarga almarhumah, saya mendengar langsung kekhawatiran mereka. Ancaman itu nyata. Ini menyangkut keselamatan dan nyawa warga kita. Tidak boleh diabaikan,” tegas Wagub Johni.

Diketahui, ada 21 ASN asal Rote Ndao yang kini mengabdi di wilayah Papua.

Sebelumnya, pada Jumat (25/9), Wagub Johni telah melakukan audiensi khusus dengan Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, di Jakarta. Kementerian memahami kondisi darurat tersebut dan menyambut baik keprihatinan Pemprov NTT. Pemerintah pusat meminta Pemprov NTT untuk terus berkoordinasi erat dengan TNI dan Polri guna memastikan jaminan perlindungan keamanan di lapangan.

Wagub Johni menekankan eratnya ikatan persaudaraan antara masyarakat NTT dan Papua:

“Kami memohon dukungan tokoh masyarakat dan warga Papua – mari bersama-sama menjaga, melindungi, dan mengamankan warga NTT yang bertugas di tengah kalian. Mereka datang mengabdi, bukan untuk bermusuhan.”

Beliau menambahkan:

“Bangsa Indonesia sangat mencintai Papua. Konflik ini harus segera berakhir agar tidak ada lagi korban yang tidak perlu. Hanya dengan bersatu, kita membangun Indonesia yang maju dan kuat.”

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis/Foto: Fara Therik

Editor: Hiro Lukas