JITEX 2026: Bukan Sekadar Pameran – Sesmen UMKM: Produk Lokal Harus Naik Kelas, Tembus Pasar Global.
JAKARTA, klikinfopol.com. 17 September 2026 – Produk buatan dalam negeri sudah bagus, tetapi tantangannya kini bukan lagi soal kualitas, melainkan bagaimana memastikan produk itu sampai ke tangan pembeli di mana saja. Pesan kuat ini disampaikan Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, saat membuka secara resmi Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SMEs Expo (JITEX) 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Loto menegaskan JITEX bukan sekadar ajang pameran biasa:
“JITEX 2026 menyatukan investasi, pariwisata, dan UMKM dalam satu ekosistem. Sinergi ini membuka akses pasar, pembiayaan, teknologi, dan kemitraan — kunci agar produk lokal tidak hanya dilihat, tetapi dibeli, dipakai, dan dikenal luas.”
Ia berharap ajang ini tidak berhenti di seremonial: harus menjadi pintu gerbang baru bagi produk dalam negeri menembus pasar nasional maupun internasional.
Kementerian UMKM menegaskan arah strategis pengembangan ke depan:
1. Transformasi Digital Menyeluruh
Tak cukup hanya bermedia sosial — pelaku usaha harus masuk ke ekosistem e-commerce global dan sistem pembayaran digital agar efisien dan menjangkau pembeli sejauh mungkin.
2. Standar & Sertifikasi Sebagai Daya Saing.
Sertifikat halal, BPOM, hingga standar ekspor bukan beban, melainkan kunci agar produk kita dihargai di pasar dunia.
3. Pembiayaan untuk Berkembang, Bukan Sekadar Bertahan.
Akses modal produktif harus digunakan untuk memperbesar skala produksi, bukan sekadar menambal kebutuhan harian.
4. Kemitraan Nyata dengan Korporasi Besar.
Melalui rantai pasok (supply chain), produk UMKM mendapat kepastian pasar – dari dapur pelaku usaha hingga rak ritel modern.
Melalui JITEX 2026 dan langkah strategis ini, diharapkan pelaku usaha tidak hanya bertahan, melainkan naik kelas, mandiri secara ekonomi, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan bangsa.
“Produk lokal harus bangga dipakai sendiri dan dicari orang lain. Itulah keberhasilan sejati,” tegas Loto.(*)
#KitaUMKM
#SapaUMKM
Editor: Hiro Lukas
