Jokowi di Palue: Menyeberang Laut, Bermalam di Tenda – Warga Diberi Ruang Sampaikan Langsung Kebutuhan Rekonstruksi.
SIKKA, klikinfopol.com. 16 September 2026 – Langkah yang sederhana namun bermakna luar biasa. Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, datang bukan sekadar meninjau, melainkan hadir seutuhnya di tengah warga Pulau Palue, Kabupaten Sikka, salah satu wilayah yang paling parah hancur akibat gempa Flores 15 Agustus lalu. Hari ini, Rabu (16/9/2026), beliau tiba dan bahkan dijadwalkan bermalam di tenda pengungsian bersama para penyintas.
Perjalanan menuju Palue tidak mudah:
– Mendarat di Bandara Frans Seda Maumere pukul 13.00 WITA, disambut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago
– Melanjutkan perjalanan darat hingga Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende
– Menyeberang laut menuju Pulau Palue dengan kapal motor
Rute ini sengaja dipilih agar beliau dapat melihat langsung kerusakan infrastruktur dan kondisi masyarakat di sepanjang jalur yang terdampak.
Setibanya di Palue, Jokowi menyambangi dua lokasi utama:
– Desa Rokirole – Kamp pengungsian utama. Di sinilah beliau akan bermalam di tenda darurat, mendengar langsung kebutuhan warga: perbaikan rumah, pemulihan ekonomi, hingga ketersediaan fasilitas kesehatan
– Gereja Katolik Keluarga Kudus Paroki Lei, Desa Tuanggeo – Meninjau kerusakan tempat ibadah yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat.
Kehadiran Jokowi menjadi penghibur sekaligus pengingat bahwa warga Palue tidak sendirian. Dengan memilih tidur di tenda, tanpa kemewahan, beliau mengirim pesan kuat: penderitaan Anda juga menjadi perhatian kami.
Langkah ini diharapkan menggerakkan seluruh pihak, terutama pemerintah pusat, untuk mempercepat aliran bantuan, memperbaiki rumah, dan membangun kembali kehidupan di pulau yang terisolir ini dengan lebih cepat.
“Mereka butuh didengar, bukan sekadar dilihat. Malam ini kita tidur di tempat yang sama dengan mereka,” semangat yang tersirat dari kehadiran beliau.(*)
Editor: Hiro Lukas
