“Lebih Baik di Sekolah” — Gubernur Melki Kunjungi SMAK Sint Gabriel Maumere, Pastikan Belajar Tetap Berjalan & MBG Tetap Ada.

IMG_20260908_103100_824

MAUMERE, klikinfopol.com. — Di tengah keterbatasan pascagempa M7,7 15 Agustus lalu, SMA Katolik Sint Gabriel Maumere tetap menjaga semangat belajar para siswa. Selasa (8/9/2026), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berkunjung langsung ke sekolah ini untuk memastikan kegiatan pendidikan berjalan aman dan optimal, sekaligus menyemangati para siswa.

Kepala Sekolah Zakarias Mayus Madianto menjelaskan, meski sejumlah bangunan retak, pembelajaran tetap berjalan dengan penyesuaian. 296 siswa belajar secara bergantian luring-daring:

– Senin–Rabu: Kelas X & XII tatap muka, XI daring

– Kamis–Sabtu: Kelas XI & XII tatap muka, X daring

– Kelas X sementara belajar di tenda darurat

– Kegiatan belajar tatap muka berakhir pukul 11.00 WITA demi keamanan

“Lebih baik di sekolah daripada di rumah, ya?” — sapaan hangat Gubernur Melki disambut antusiasme para siswa yang kembali bertemu teman-teman mereka.

Gubernur menegaskan keselamatan adalah yang utama. Sebelum bangunan sekolah kembali digunakan, harus ada penilaian dan persetujuan dari tenaga ahli PUPR.

“Semua gedung sebelum dipakai nanti harus dicek terlebih dahulu. Harus ada asesmen dari tenaga ahli bidang Pekerjaan Umum. Kita tidak boleh mengambil risiko. Keselamatan anak-anak, guru, dan seluruh warga sekolah adalah yang paling utama,” tegas Gubernur Melki.

Pemerintah berjanji akan mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan serta memberikan bantuan bagi siswa terdampak.

Sekolah pun menunjukkan kepedulian nyata. Lima siswa asal Palue yang rumahnya rusak akibat gempa menerima bantuan Rp1 juta per siswa, dipotong dari uang sekolah selama satu bulan — bentuk solidaritas SMAK Sint Gabriel bagi warga terdampak.

Di tengah situasi sulit, satu hal yang membuat para siswa gembira: Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan setiap hari.

“Setiap hari kami dapat MBG, Pak. Kami senang karena bisa makan bergizi gratis. Menunya juga enak dan bervariasi. Apalagi dalam situasi gempa seperti sekarang, kami bersyukur karena masih bisa mendapatkan MBG di sekolah,” ungkap salah satu siswa.

“Jalani semua ini dengan hati yang lapang dan gembira. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sedang bergotong royong memperbaiki fasilitas sekolah. Yang paling penting, tetap semangat belajar. Jangan sampai keadaan ini membuat kalian kehilangan semangat. Terus belajar dan persiapkan diri untuk masa depan,” pesan Gubernur Melki.

Kunjungan ini menegaskan: pendidikan tidak boleh berhenti, sekalipun bencana datang. Pemulihan memang butuh waktu, tetapi semangat belajar anak-anak Flores harus terus tumbuh — lebih kuat dari gempa apa pun.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov NTT.

 

Penulis: Oan Wutun

Foto: Baldus Sae

Editor: Hiro Lukas