Gempa Susulan Tambah Kerusakan Rumah, Gubernur Melki Minta Data Terbaru: Bantuan Harus Tepat Sasaran.
KUPANG, klikinfopol.com. 20 Agustus 2026 – Gubernur NTT Melki Laka Lena mendesak pembaruan data kerusakan rumah warga, mengingat 3.860 kali gempa susulan hingga 20 Agustus membuat banyak bangunan yang semula rusak ringan berubah menjadi sedang hingga berat. Hal ini disampaikan dalam rapat daring dengan Mendagri Tito Karnavian dan Mentan Maruarar Sirait.
Data Sementara & Prioritas
– 71 orang meninggal, 1.182 luka-luka, 40.040 mengungsi
– Ribuan rumah rusak di 8 kabupaten: Manggarai Timur 15.799, Manggarai 13.304, Nagekeo 6.917
– Prioritas 3–4 minggu ke depan: sembako, tenda, obat-obatan, selimut
Skema Bantuan Siap Disalurkan
– Rusak Ringan: Rp15 jt (BNPB) + Rp3 jt (Kemensos) + Rp5 jt (pemulihan ekonomi)/KK.
– Rusak Sedang: Rp30 jt (BNPB) + Rp3 jt (Kemensos) + Rp5 jt (pemulihan ekonomi)/KK
– Rusak Berat: Rp70 jt (BNPB) + Rp3 jt (Kemensos) + Rp5 jt (pemulihan ekonomi)/KK.
Mendagri menekankan pendataan berdasarkan nama dan alamat agar tepat sasaran. Pemerintah juga siap menerapkan skema gotong royong dan program BSPS untuk pemulihan hunian.
Gubernur Melki menegaskan data akurat adalah kunci agar bantuan cepat sampai dan benar-benar bermanfaat bagi warga Flores.
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.
Penulis: Baldus Sae
Editor: Hiro Lukas
