Gubernur Melki: Mahasiswa Kesehatan NTT Harus Jadi Pelopor Perubahan, Bukan Sekadar Pelaksana Tugas.
KUPANG, 28 Juli 2026 – “Menjadi mahasiswa kesehatan bukan sekadar memegang ijazah profesi, melainkan memegang amanah menjaga nyawa sesama selama 24 jam penuh.” Pesan mendalam ini disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat memberikan Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes Kupang Tahun Akademik 2026 di GRHA Poltekkes, Selasa (28/7).
Kehadiran Gubernur memiliki makna istimewa, sebab ia sendiri adalah bagian dari keluarga besar Poltekkes Kemenkes Kupang—sebuah bukti nyata bahwa lulusan bidang kesehatan mampu membawa perubahan besar, baik di ranah pelayanan maupun kepemimpinan bangsa.
Gubernur mengingatkan bahwa keunggulan akademik saja tidak cukup. “Ilmu membuat kalian cakap bertindak, namun karakter jujur, tanggung jawab, dan empati-lah yang membuat kalian dipercaya masyarakat. Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya pandai mendiagnosis penyakit, tapi juga peka merasakan derita sesama dan menjadi solusi nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi NTT: prevalensi stunting sekitar 37 persen, 141 kasus kematian ibu dan 986 kasus kematian bayi pada 2025, serta masih tingginya penyakit menular seperti TB, HIV, dan malaria, disertai kenaikan penyakit tidak menular akibat perubahan gaya hidup. Di sisi lain, meski NTT telah memiliki 69 rumah sakit dan ratusan puskesmas yang tersebar, fasilitas itu baru akan bermakna jika didukung SDM kesehatan yang unggul, berintegritas, dan hadir melayani.
Kepada para mahasiswa baru, Gubernur berbagi peran yang bisa dimulai sejak dini:
✅ Mengedukasi dan bergerak cegah stunting secara masif
✅ Aktif menyukseskan Posyandu dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
✅ Memperkuat deteksi dini berbagai penyakit
✅ Meningkatkan literasi kesehatan jiwa masyarakat
✅ Menghasilkan riset dan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata daerah
“Kesehatan adalah investasi terbesar pembangunan. Transformasi kesehatan NTT tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian—kalianlah agen perubahannya,” ujar Gubernur.
Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang Maria Hilaria menyambut hangat kehadiran Gubernur, berharap jejak karier beliau menjadi api semangat bagi mahasiswa baru untuk belajar sungguh-sungguh, berinovasi, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Mengakhiri sesi, Gubernur mengajak seluruh mahasiswa baru melangkah bersama: “Mari kita buktikan, kalian adalah generasi yang tak hanya cerdas secara ilmu, tapi berhati besar melayani, demi mewujudkan NTT yang sehat, mandiri, dan sejahtera.”
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penulis : Fara Therik
Foto : Hosea Huru
Editor : Hiro Lukas
