Lepas dari Jeratan Rentenir: Kopdes Merah Putih Hadir di Flores Timur, Wagub Johni: Desa Jadi Halaman Depan Pembangunan.

IMG_20260704_105323_927

LARANTUKA, 3 Juli 2026 – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma serta Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen bertatap muka dengan Camat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Flores Timur di Gudang Kopdes Merah Putih Kelurahan Weri. Pertemuan ini memperkuat sinergi demi mendorong ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Mendes Yandri Susanto menegaskan koperasi ini adalah wadah utama menggerakkan ekonomi rakyat:

✅ Serap tenaga kerja lokal: Wajib merekrut 17 orang dari desa/kelurahan setempat; tenaga dari luar harus dilaporkan dan diperiksa

✅ Bebaskan dari rentenir dan pinjol ilegal: Pinjaman modal dengan bunga maksimal 6% per tahun, didukung Bank Himbara

✅ Fungsi ganda: Jadi tempat beli sembako, pupuk, penampung hasil panen petani, dan kebutuhan pokok warga

“Kalau ada satu-dua hal yang kurang tepat, kita perbaiki, jangan sampai program bagus ini dihentikan. Seperti pohon durian: buah yang busuk dibuang, batangnya jangan ditebang,” tegas Menteri.

Wakil Gubernur Johni Asadoma menyambut baik langkah ini. Ia menegaskan desa kini menjadi halaman depan pembangunan Indonesia: tempat lahirnya ketahanan pangan, budaya, dan kewirausahaan.

Pemprov NTT menyelaraskan Kopdes Merah Putih dengan dua program unggulan:

– One Village One Product (OVOP): Setiap desa punya produk unggulan khas yang diolah sendiri, bukan sekadar bahan mentah

– NTT Mart: Jembatan pasar agar produk desa bisa menjangkau pembeli lebih luas dan bernilai tinggi

“Koperasi ini tempat warga berkolaborasi: dari memproduksi, mengemas, hingga menjual secara mandiri. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, baca potensi desanya, dan berani berinovasi,” ajak Wagub Johni.

Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen pun menyambut hangat kehadiran pemerintah pusat, berharap sinergi ini melahirkan langkah nyata memajukan desa-desa di tanah Lamaholot.

 

Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Penulis: Alexander L. Raditia

Foto: Ben Jusuf

Editor: Hiro Lukas