Bupati Malaka Serahkan Dana Hibah 9,2 M Kepada Bawaslu

Betun, Malaka – Pemerintah Kabupaten Malaka menyerahkan Dana Hibah sebesar Rp. 9,2 Miliar Kepada Badan Pengawas Pemiku atau Bawaslu dalam rangka untuk mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.

 

Dana hibah ini kedepannya akan dipergunakan untuk membiayai pengawasan Pilkada 2024, mulai dari tahap persiapan, penyelenggaraan, hingga pengangkatan calon terpilih.

 

Demikian disampaikan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak,SH.,MH kepada Wartawan usai penandatanganan NPHD bersama Ketua Bawaslu Malaka di Ruang Kerjanya pada Rabu Pagi, 17 April 2024.

 

Penyerahan dana hibah yang dilakukan secara bertahap berdasarkan ketentuan pelaksanaan Pilkada ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H dan ketua Bawaslu Malaka Nadap Betty.

 

Dalam NPHD tersebut tertuang ketentuan dari pihak pertama Pemkab Malaka memberikan hibah kepada Bawaslu Kabupaten Malaka untuk membiayai pelaksanaan Pilkada Malaka 2024 sebesar Rp.9.214.290.000

(sembilan milyar duaratus empat belas juta dua ratus sembilan puluh ribu rupiah)

 

Mekanisme pencarian Pencairan belanja hibah uang dari Pihak Kesatu Pemkab Malaka kepada Pihak Kedua Bawaslu dilakukan dengan cara transfer langsung dari Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Malaka ke rekening Hibah Pilkada yang di kelola Bawaslu Kabupaten Malaka

 

Pencairan dana hibah sebagaimana dimaksud dilaksanakan dalam dua tahap, dengan ketentuan sebagaimana berikut:

 

tahap pertama 60% sebesar Rp.5.528.574.000 (Lima Miliar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah); dan tahap dua) yaitu 40% sebesar Rp. 3.685. 716.000 (Tiga Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Enam Belas Ribu rupiah)

 

 

Bupati Malaka, Simon Nahak dalam sambutannya berharap, anggaran tersebut dapat digunakan sebaik mungkin guna memperlancar pelaksanaan tugas Bawaslu dalam mengawasi Pilkada Malaka 2024 sehingga pelaksanaan pilkada berjalan aman, lancar dan damai.

 

Menekankan kepada Bawaslu untuk mengawasi kegiatan-kegiatan di lapangan yang cenderung menimbulkan gesekan-gesekan. Memang dalam pesta demokrasi, kejadian semacam itu pasti saja terjadi namun harus bisa diawasi dan diselesaikan.

 

“Kami mohon dikawal. Kami tahu persis pengalaman-pengalaman sebelumnya. Terutama kegiatan-kegiatan yang terjadi di lapangan. Hal-hal yang bisa menimbulkan gesekan agar diawasi dengan baik karena Bawaslu ujung tombak”, Pesan Bupati Simon.

 

Pada kesempatan itu Bupati Simon menghimbau kepada masyarakat agar Pilkada Malaka 2024 yang nyaman kerap disebut sebagai pesta demokrasi dapat dilaksanakan dengan aman, hati riang, gembira, damai dan humanis.

 

“Saya selalu himbau masyarakat. Mari kita jalankan Pilkada ini dengan hati riang, gembira damai dan humanis”, kata Bupati Simon

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Malaka, Nadap Betty saat ditemui usai kegiatan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka yang telah melaksanakan penandatanganan NPHD.

 

Bawaslu siap mengawasi seluruh tahapan pilkada dengan satu cita-cita bersama yakni Pilkada yang berkualitas dan bermartabat.

 

Terkait dengan jumlah hibah yang diberikan Nadap mengatakan sudah sesuai dengan perencanaan program dan kegiatan Bawaslu selama pilkada 2024

 

Dijelaskan saat ini Bawaslu sedang mempersiapkan pembentukan panitia ad hoc pengawas tingkat kecamatan dan Desa (Edi)